Artikel Terbaru

Sabtu, 03 Desember 2016

Penemuan Teori Relativitas

Albert Einstein


Albert Einstein seorang ilmuwan yang paling berpengaruh dimuka bumi. Ia adalah seorang ilmuan yang dipandang sebagai ilmuan terbesar pada abad 20 berkat pemikiran – pemikirannya. Sumbangsih terbesarnya terhadap ilmu pengetahuan adalah teorinya yang sangat terkenal yaitu teori relativitas dan rumusnya yang termasyur yaitu E=mc² yang dari rumus tersebut membuat Amerika dapat menciptakan bom atom dan mengalahkan jepang. Albert Einstein lahir pada tanggal 14 Maret 1879 di Ulm, Kerajaan Wurttemberg, Kekaisaran Jerman.

Albert Einstein adalah anak pertama dari pasangan Hermann Einstein dan Pauline, Einstein nampak berbeda dari anak-anak lain disekitarnya karena penyakit autisme yang telah dideritanya.

Dengan perkembangannya yang tergolong lamban, ia kurang bisa bergaul dengan teman-teman sebayanya. Saat sekolah Albert Einstein dikenal sebagai sosok yang dianggap bodoh, suka menentang tata tertib dan terlihat pemalu.

Pada usia lima tahun sebuah kompas kantung ditunjukkkan kepadanya oleh ayahnya, disitu Einstein mulai bertanya mengapa jarum selalu menunjukkan arah utara dan selatan? Hingga ia menyadari bahwa di ruang yang “kosong” ini beraksi terhadap jarum kompas.

Pada usia 12 tahun Albert Einstein mulai memperdalam ketertarikannya dalam ilmu matematika. Pada tahun 1896 Albert Einstein mendapatkan gelar diploma, selanjutnya ia memiliki tekad untuk melanjutkan belajarnya di perguruan tinggi.

Namun pada saat itu Einstein tidak lulus mengikuti ujian masuk ke perguruan tinggi, pada tahun berikutnya ia mengikuti ujian lagi dan akhirnya bisa diterima masuk di Eidgenossiche Techniche Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal) di Zurich.

Memasuki perguruan tinggi sifat malasnya tetap saja belum berubah, ia sering tidak mengikuti kuliah namun ia selalu tekun sendirian mempelajari teori fisika yang digemarinya. Pada tahun 1985 sampai dengan tahun 1905 Albert Einstetin selalu melakukan penelitian tentang Teori Relativitas Khusus. Berkat penemuan yang dilakukannya pada tahun 1905 ia mendapatkan gelar doktor dengan tesis yang berjudul On a New Determination of Molecular Dimensions di Universitas Zurich, Swiss.

Pada tahun 1912 Albert Einsten mengajar di Universitas Jerman di Praha sampai kemudian pada tahun 1913 ia diangkat sebagai Direktur Institut Fisika Kaisar Wilhlem di Berlin, Jerman. Dalam perjalanannya ia terus mengembangkan penelitiannya hingga mampu menemukan Teori Relativitas Umum pada tahun 1915.


Teori Relativitas 
 
Teori relativitas yang dikemukakan oleh Albert Einstein merupakan sebutan untuk kumpulan dua teori fisika yaitu “relativitas umum” dan “relativitas khusus”. Teori ini diciptakan Einstein untuk menjelaskan bahwa gelombang elektromagnetik tidak sesuai dengan teori gerakan Newton.

Pada kecepatan yang konstan dibuktikan gelombang elektromagnetik dapat bergerak tanpa pengaruh gerakan sang pengamat. Inti pemikirannya yaitu meskipun isi hukum fisika terlihat sama, namun sebenarnya bahwa dua pengamat yang bergerak relatif terhadap masing-masing akan mendapatkan waktu dan interval ruang yang berbeda untuk kejadian yang sama.

Relativitas Khusus
Relativitas khusus merupakan teori tentang struktur ruang-waktu, teori ini diperkenalkan oleh Albert Einstein pada tahun 1905.

Teori ini menjelaskan bahwa jika dua pengamat sedang dalam kerangka acuan lembam serta bergerak dengan kecepatan yang relatif sama dengan pengamat yang lain, maka kedua pengamat tidak bisa melakukan percobaan apakah mereka dalam posisi bergerak atau diam.
Satu hal sebagai contoh adalah ketika seseorang berada dalam sebuah kapal selam yang sedang melaju dengan kecepatan tetap, maka seseorang tersebut tidak bisa mengatakan apakah kapal selam tersebut dalam kondisi diam atau bergerak.

…Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang terpenting adalah tidak berhenti bertanya. – Albert Einstein

Relativitas Umum
 
Relativitas umum merupakan suatu teori geometri mengenai gravitasi yang dikenalkan oleh Einstein. Teori ini menjelaskan tentang gravitasi termutakhir dalam fisika modern. Pada teori ini dijelaskan bahwa melihat gravitasi bukan sebagai gaya, tetapi lebih dilihat sebagai manifestasi dari kelengkungan suatu ruang dan waktu.

Banyak yang nampak berbeda pada prediksi relativitas umum dengan prediksi fisika klasik, dan yang utama prediksi mengenai geometri ruang, gerak benda jatuh bebas, berjalannya waktu dan perambatan cahaya. Semua prediksi teori realativitas umum telah dikonfirmasikan dalam percobaan dan berbagai pemngamatan fisika. Meskipun teori ini bukan merupakan teori satu-satunya teori relativistik gravitasi, namun teori ini merupakan teori yang paling sederhana dan konsiten dengan data eksperimen.

Penemuannya tentang teori relativitas merupakan teori yang dianggap terbesar dalam sepanjang masa. Rumus E=MC² adalah rumus yang digunakan mempelajari alam semesta. Dimana E=energi, m=massa, dan c=kecepatan cahaya.

Meskipun demikian masih banyak pertanyaan yang mungkn sampai saat ini juga belum terjawab. Terdapat juga pertanyaan yang mendasar dimana relativitas umum dapat digabungkan dengan hukum-hukum dalam fisika kuantum untuk dapat menciptakan teori yang lengkap mengenai gravitasi kuantum dan swa konsisten.

Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi kita semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda disini, dan mohon komentar yang bersifat membangun / positif !

Dirancang Oleh dbanua.com Berbagi Itu Indah 2016